Logo
http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/4897911gedung_disbud_fhdr.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/3113892bajra_sandhi.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/8829383art_center.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/2915184museum_bali.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/1827065Barong_banner.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/2329116sawah.jpg
Sunday, 05 September 2010
Taman Budaya
PDF Print E-mail

Dalam upaya melestarikan kekayaan seni budaya, maka pada tahun 1969 dibentuklah Proyek Pengembangan Pusat Kesenian Bali di Denpasar yang merupakan gagasan dari almarhum Prof. Dr. Ida Bagus Mantra yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Proyek ini diharapkan dapat mengadaptasi unsur positif dari seni budaya luar dan dapat menangkal unsur negatif dari seni budaya luar sehingga seni budaya tidak mandeg serta dapat berkembang sepanjang masa.

Setelah beberapa bangunan selesai dikerjakan, maka proyek ini diberi nama Werdi Budaya atau Art Centre dan kemudian  pada tanggal 16 Agustus 1978 Proyek Pengembangan Pusat Kesenian Bali ini dilembagakan dengan nama Taman Budaya Provinsi Bali sesuai dengan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0276/0/1978.

Pada Era Otonomi Daerah Taman Budaya Provinsi Bali mengalami perubahan status, dengan Dasar hukum tentang perubahan tersebut adalah bersumber kepada Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 34 Tahun 2002, dan Peraturan Gubernur Bali No. 44 tahun 2008, Tentang Uraian Tugas-Tugas Unit Pelaksana Teknis Dinas Taman Budaya.

Dengan diberlakukannya peraturan dimaksud,  Taman Budaya Provinsi Bali dengan luas 5 Ha, memiliki sekitar 23 bangunan - bangunan fisik,  baik bangunan yang besar maupun yang kecil untuk menunjang berbagai kegiatan – kegiatan seni, termasuk kegiatan budaya lainnya.

Taman Budaya yang memiliki fasilitas yang cukup memadai, terutamanya masalah lokasi, ruangan, stage, keasrian taman dan lainnya sangat memberikan kepuasan kepada masyarakat untuk mengadakan even-even dalam skala kecil maupun penyelenggaraan even-even budaya berskala besar, baik dalam tingkat lokal, nasional maupun internasional.

Disamping sebagai ikon terpenting dalam penyelenggaraan Pesta Ksenian Bali, Taman Budaya juga dapat di gunakan sebagai tempat, pementasan berbagai bentuk kesenian baik tradisi, klasik, modern sampai kesenian kontemporer, even-even wedding ceremonial (perkawinan), galla dinner,  berbagai bentuk pertemuan, tempat pameran, sebagai tempat workshop, sebagai tempat lounching-lounching produk, dan kegiatan-kegiatan budaya lainnya.

 

 

DAFTAR KEGIATAN 
UPT TAMAN BUDAYA PROVINSI BALI, TH. 2010
         
No Tanggal Tempat Jenis Kegiatan Pemakai
   1.      2-Jan-2010 Ardha Chandra Kecak Kolosal JTB Travel
2 .    3-Jan-2010 Ratna Kanda Pertemuan Warga Desa Tejakula
3.   1-Feb-2010 Ksirarnawa Road Show Radar Bali
4 .   Ardha Chandra Pergelaran Jawa Barat
5.    12-Feb-2010 Wantilan Pesta Tutup - buka tahun 2009/2010 Panitia
6.     20 Februari Ksirarnawa Hari Raya Imlek Sekolah Jembatan Budaya
7.      Maret Wantilan Lomba Tari Klasik Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
8.      6-Mar-2010 Ardha Chandra Road Show Radar Bali
9 .     27-Mar-2010

Ardha Chandra

 

Festival Band SMA Saraswati
10

.  

   1-Apr-2010

   24-1-5-2010

L. 1 Ksirarnawa

 

Ksirarnawa

Pameran Saniesco

 

Pekan Usada/Pengobatan

Alternatif

BPE
11 .     April awal Areal Taman Budaya Lomba Lukis Klasik Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
12.      April akhir Areal Taman Budaya Lomba Lukis Modern Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
13 .    24-Apr-2010 Ardha Chandra Parade Band FE. Warmadewa
  14.  Mei awal Gedung Kriya Pameran Seni Lukis Klasik dari style Kamasan, Batuan dan Ubud Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
15 .   3-May-2010 Ardha Chandra Kecak Kolosal JTB Travel
16.     Mei akhir Gedung Kriya Pameran Seni Lukis Modern Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
17.     12-Jun-2010 Art Centre Pasta Kesenian Bali Dinas Kebudayaan Prov Bali. (Kesenian&Perfilman
18.     Juli 2010 Riau Temu Taman Budaya Nasional Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
19.    13-Aug-2010 Ardha Chandra Kecak Kolosal JTB Travel
20 .  14-23 Agustus  Areal Taman Budaya Pameran Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali
21 .   4-Sep-2010 Ardha Chandra Arja Printingmas Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
22.    Oktober 2010 L.1 Ksirarnawa Lomba Pasraman Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
23.    Nopember 2010 L. 1 Ksirarnawa Pameran Asosiasi Pemerintah Kab/Kota Se-Indonesia/Macepat BPE
24.    25 - 28 Nopember    L. 1 Ksirarnawa Pameran Awaludin Jakarta
25.    Nopember 2010 Ksirarnawa Work Shop Seni Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni
26.    Desember 2010 L. 1 Ksirarnawa Pekan Budaya Ekonomi Kreatif, Pentas Seni BPE
 

Bali Culture Government Info

Newsletter

Recent Photos

BARONG MERUPAKAN PERWUJUDAN DARI DEWA SIWA SEBAGAI PEMBASMI/PELEBUR DALAM KEPERCAYAAN HINDU DI BALI. SAAT HARI RAYA TERTENTU DIARAK MASYARAKAT KELILING DESA UNTUK MENETRALISIR ROH JAHAT
BARONG MERUPAKAN PERWUJUDAN DARI DEWA SIWA SEBAGAI PEMBASMI/PELEBUR DALAM KEPERCAYAAN HINDU DI BALI. SAAT HARI RAYA TERTENTU DIARAK MASYARAKAT KELILING DESA UNTUK MENETRALISIR ROH JAHAT
Gubuk petani tempat berteduh disawah/The peasant hunt as the shelter in the ricefield
Gubuk petani tempat berteduh disawah/The peasant hunt as the shelter in the ricefield
Upacara manusa yadnya di bali (potong gigi ) sebagai simbol menghilangkan sifat Sad Ripu pada di manusia/The ceremony of manusa yadnya in Bali (cutting teeth) as a symbol of the sad ripu traits
Upacara manusa yadnya di bali (potong gigi ) sebagai simbol menghilangkan sifat Sad Ripu pada di manusia/The ceremony of manusa yadnya in Bali (cutting teeth) as a symbol of the sad ripu traits
bentuk sesajen di Bali ( sode ) untuk persembahan kepada Tuhan sebagai rasa terimakasih pada berkahnya/Form of offerings in Bali (sode) for the offering to the God as the gratitude for His Blessing
bentuk sesajen di Bali ( sode ) untuk persembahan kepada Tuhan sebagai rasa terimakasih pada berkahnya/Form of offerings in Bali (sode) for the offering to the God as the gratitude for His Blessing
meriam peninggalan zaman belanda, koleksi museum bali/Cannon of the Netherlands era ommision, as the collectionof Museum Bali
meriam peninggalan zaman belanda, koleksi museum bali/Cannon of the Netherlands era ommision, as the collectionof Museum Bali
tengkorak kepala manusia, di kuburan desa trunyan, kintamani,bali/Human skulls, in the cemetary of Trunyan Village Kintamani, Bali.
tengkorak kepala manusia, di kuburan desa trunyan, kintamani,bali/Human skulls, in the cemetary of Trunyan Village Kintamani, Bali.
kreasi ogoh-ogoh yang diarak pada malam pengerupukan di Bali/Ogoh-ogoh creations are paraded on pengerupukan night in Bali
kreasi ogoh-ogoh yang diarak pada malam pengerupukan di Bali/Ogoh-ogoh creations are paraded on pengerupukan night in Bali
Tradisi Petani Bali membajak sawah, yang disebut mgelampit/Balinese farmer tradition which is plowing the ricefield called ngelampit
Tradisi Petani Bali membajak sawah, yang disebut mgelampit/Balinese farmer tradition which is plowing the ricefield called ngelampit
Bale Bengong di areal museum bali, sebagai tempat peristirahatan raja zaman dahulu/Bale bengong, in the days of empire are used as a resting place
Bale Bengong di areal museum bali, sebagai tempat peristirahatan raja zaman dahulu/Bale bengong, in the days of empire are used as a resting place
UKIRAN GADING KOLEKSI TAMAN BUDAYA/IVORY CLIMBING, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
UKIRAN GADING KOLEKSI TAMAN BUDAYA/IVORY CLIMBING, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG I KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG I, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG I KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG I, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG  II KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG II, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG II KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG II, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA