|
World Culture Forum
Tahun 2011 nanti tepatnya pada bulan September 2011 , Bali kembali akan mencatatkan diri sebagai pulau ynag sangat memperhatikan pelestarian dan perkembangan Budaya, melalui sebuah event budaya yakni “World Culture Forum”. Sebagai daerah yang memiliki keunikan budaya, serta memiliki identitas yang di kuatkan oleh kesatuan sejarah, agama, bahasa, kesenian dan lembaga tradisional yang berlandasan “Tri Hita Karana”. Kebudayaan Bali telah teruji mampu mengapresiasikan keberagaman. Dalam upaya pengembangan kebudayaan nasional menuju kemajuan adab, budaya dan persatuan konsep Tri Hita Karana sebagai filosofi theosantropos-kosmos dan local genious tentang harmoni dan keserasian kiranya cukupnya strategis untuk dikedepankan.
Dalam skema dinamika local, nasional, dan global masyarakat dan kebudayaan Bali diharapkan pada aneka peluang dan tantangan. Pada ranah das sallen, kebudayaan Bali berintikan nnilai harmoni, secara sistematik dikuatkan oleh konfigurasi fungsi-fungsi nilai spiritual, etika, estetika, logika, solidaritas, dan praktika. Secara dinamika, kebudayaan dan masyarakat Bali menunjukan karakteristik yang bersifat terbuka, toleran, transpormasi, dan adaptatif. Pada ranah, das sein alam dan masyarakat Bali dihadapkan pada realita pemadatan ruang, waktu, informasi, demografi, aktivitas ekonomi dan politik praktis dengan beban polusi polusi, populasi, eksplorasi dan komersialisasi. Dalam kondisi seperti ini tantangan terhadap kemanusian, lingkungan, ekonomi, hokum sampai dengan nilai-nilai dan gaya hidup bergerak semakin instant, komplek, gelap dan kritis.
Mencermati kondisi kebudayaan dan masyarakat Bali dewasa ini dirasakan sangat mendesak untuk diadakan dialog, komparasi dan kontemplasi budaya Bali. Untuk menindak lanjuti gagasan tersebut maka pada bulan September tahun 2011 nanti akan dilaksanakan World Culture Forum. Sebagaimana yang telah dibahas bersama beberapa beberapa instansi pemerintahan provinsi yang terkait Budaya, dan beberapa tokoh budayawan Bali, sehingga rencana pelaksanakan World Culture Forum akan tepat sekali. World Culture Forum akan menempatkan pembicara-pembicara nasional dari berbagai universitas di Indonesia, termasuk aklan mengundang pembicara-pembicara budaya di dunia internasional. Bagi masyarakat masyarakat dunia dan kebudayan universal world culture forum ini akan menjadi forum akademik, terapan dan media komunikasi informasi lintas budaya dan lintas negara menuju dunia yang lebih aman dan bersahabat berasakan kesetaraan, kedamaian, dan keharkatan.
|