Logo
http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/4897911gedung_disbud_fhdr.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/3113892bajra_sandhi.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/8829383art_center.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/2915184museum_bali.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/1827065Barong_banner.jpg http://www.baliculturegov.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/2329116sawah.jpg
Sunday, 05 September 2010
PENUTUPAN PKB KE-32 TH 2010 dan MENYONGSONG PKB KE-33 TH 2011 ( 11 Juni s.d 9 Juli )
PDF Print E-mail

altACARA : PENUTUPAN PESTA KESENIAN BALI XXXII TAHUN 2010

TEMPAT : PANGGUNG TERBUKA ARDHA CANDRA ART CENTRE

PUKUL : 19.30-23.00  WITA

Sebulan penuh PKB- 32 Tahun 2010 sudah terlaksana berbagai kegiatan pentas seni sudah dipertontonkan dan ditunjukan oleh Kabupaten/Kota se-bali, sanggar kesenian yang ada di bali, luar daerah maupun luar negeri yang ikut berpartisipasi pada PKB kali ini. PKB sebagai puncak-puncak kesenian di Bali memberikan ruang untuk alttampil secara maksimal dan memukau. Terbukti membludaknya pengunjung dari masyarakat berbagai lapisan dan berbagai kepentingan. Ada yang sengaja ingin menonton, berekreasi, dengan keluarga maupun suporter dari masing masing Group kesenian yang tampil. suksesnya pelaksanaan PKB kali ini adalah berkat adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak, baik itu seniman, budayawan, kalangan Pers, Pengamat Seni dan masyarakat. Hal ini mengandung arti kesadaran masyarakat sangat tinggi untuk berjuang meningkatkan kwalitas berkesenian. Jiwa semangat seperti inilah perlu dipelihara, dihargai dan diwadahi dengan memberi kesempatan secara lebih banyak dalam berbagai even seperti kegiatan PKB XXXII Tahun 2010 ini. Hal ini penting karena semakin banyak berapresiasi dibidang budaya  semakin optimal pula kita dapat lakukan antisipasi terhadap sentuhan budaya luar yang kurang menguntungkan. Panitia Pesta Kesenian Bali XXXII Tahun 2010 mengucapkan Terimakasih pada seluruh pendukung PKB XXXII Tahun 2010 atas kerjasamanya, dengan harapan agar pada masa mendatang swadarma dan pengabdian Saudara dapat diteruskan dan lebih ditingkatkan lagi.Pesta Kesenian Bali XXXII tahun 2010 akan ditutup secara resmi oleh Gubernur Bali Made

Mangku Pastika, altPada kesempatan ini pula Gubernur bali akan menyerahkan Piagan Penghargaan kepada pemenang atau juara 1 pada semua kegiatan yang dilombakan pada PKB tahun ini dan akan dilanjutkan dengan pementasan sendratari Kolosal Pemerintah Provinsi Bali garapan SMKN 3 Sukawati dengan judul " KUNTI YADNYA "

Secara garis besar garapan sendratari kali ini menceritakan Sahadewa sepertinya telah ditakdirkan menjadi seorang yang harus meruwat mereka yang terkena kutukan Dewata. Walaupun semula ia nyaris altdimangsa oleh Dewi Durga di Setra Gandamayu, namun berkat bantuan serta perlindungan Batara Guru, Sahadewa akhirnya berhasil meruwat Dewi Durga menjadi Dewi Uma. Ketika dua raksasa sakti Kalantaka dan Kalanjaya, datang hendak menyerang Astina bersama kakaknya Nakula, Sahadewa juga berhasil meruwat kedua gendarwa dari khayangan ini ( Citrasena dan Citrangada) yang telah berbuat kurang sopan terhadap Bhatara Guru.   

 

:)

SAMPAI JUMPA PADA PESTA KESENIAN BALI KE-33 TAHUN 2011

                                     Thema "Desa Kala Patra"

 

Bali Culture Government Info

Newsletter

Recent Photos

BARONG MERUPAKAN PERWUJUDAN DARI DEWA SIWA SEBAGAI PEMBASMI/PELEBUR DALAM KEPERCAYAAN HINDU DI BALI. SAAT HARI RAYA TERTENTU DIARAK MASYARAKAT KELILING DESA UNTUK MENETRALISIR ROH JAHAT
BARONG MERUPAKAN PERWUJUDAN DARI DEWA SIWA SEBAGAI PEMBASMI/PELEBUR DALAM KEPERCAYAAN HINDU DI BALI. SAAT HARI RAYA TERTENTU DIARAK MASYARAKAT KELILING DESA UNTUK MENETRALISIR ROH JAHAT
Gubuk petani tempat berteduh disawah/The peasant hunt as the shelter in the ricefield
Gubuk petani tempat berteduh disawah/The peasant hunt as the shelter in the ricefield
Upacara manusa yadnya di bali (potong gigi ) sebagai simbol menghilangkan sifat Sad Ripu pada di manusia/The ceremony of manusa yadnya in Bali (cutting teeth) as a symbol of the sad ripu traits
Upacara manusa yadnya di bali (potong gigi ) sebagai simbol menghilangkan sifat Sad Ripu pada di manusia/The ceremony of manusa yadnya in Bali (cutting teeth) as a symbol of the sad ripu traits
bentuk sesajen di Bali ( sode ) untuk persembahan kepada Tuhan sebagai rasa terimakasih pada berkahnya/Form of offerings in Bali (sode) for the offering to the God as the gratitude for His Blessing
bentuk sesajen di Bali ( sode ) untuk persembahan kepada Tuhan sebagai rasa terimakasih pada berkahnya/Form of offerings in Bali (sode) for the offering to the God as the gratitude for His Blessing
meriam peninggalan zaman belanda, koleksi museum bali/Cannon of the Netherlands era ommision, as the collectionof Museum Bali
meriam peninggalan zaman belanda, koleksi museum bali/Cannon of the Netherlands era ommision, as the collectionof Museum Bali
tengkorak kepala manusia, di kuburan desa trunyan, kintamani,bali/Human skulls, in the cemetary of Trunyan Village Kintamani, Bali.
tengkorak kepala manusia, di kuburan desa trunyan, kintamani,bali/Human skulls, in the cemetary of Trunyan Village Kintamani, Bali.
kreasi ogoh-ogoh yang diarak pada malam pengerupukan di Bali/Ogoh-ogoh creations are paraded on pengerupukan night in Bali
kreasi ogoh-ogoh yang diarak pada malam pengerupukan di Bali/Ogoh-ogoh creations are paraded on pengerupukan night in Bali
Tradisi Petani Bali membajak sawah, yang disebut mgelampit/Balinese farmer tradition which is plowing the ricefield called ngelampit
Tradisi Petani Bali membajak sawah, yang disebut mgelampit/Balinese farmer tradition which is plowing the ricefield called ngelampit
Bale Bengong di areal museum bali, sebagai tempat peristirahatan raja zaman dahulu/Bale bengong, in the days of empire are used as a resting place
Bale Bengong di areal museum bali, sebagai tempat peristirahatan raja zaman dahulu/Bale bengong, in the days of empire are used as a resting place
UKIRAN GADING KOLEKSI TAMAN BUDAYA/IVORY CLIMBING, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
UKIRAN GADING KOLEKSI TAMAN BUDAYA/IVORY CLIMBING, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG I KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG I, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG I KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG I, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG  II KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG II, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA
BARONG LANDUNG II KOLEKSI TAMAN BUDAYA/BARONG LANDUNG II, THE COLLECTION OF TAMAN BUDAYA